Dua belas Jam Setelah Rapat Tikar Adat Digelar, Polisi Bunuh Pemuda Malind Anim Golongan Adat Mayo

Tribun Arafura

MERAUKE, Tribun-Arafura.com — Yohanes Okto Moiwend (20), pemuda Malind Anim dari golongam adat Mayo asal kampung Wogekel dibunuh Anggota Polisi di Wanam, distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua, Selasa (04/06/19) dinihari sekitar pukul 00.30 WIT atau hanya sekitar 12 jam setelah masyarakat adat Malind Anim dari empat golongan adat, Mayo, Imoh, Zozom dan Ezam menggelar rapat tikar adat di pendopo kantor Bupati Merauke menuntut hak-hak politik mereka yang selama ini dikebiri.

Baca juga : Polisi Mabuk dan Bunuh Warga Papua di Wanam, Keluarga Taruh Jenazah Diatas Meja Tamu Pos Polisi

Kejadian pembunuhan bermula ketika tengah malam sekitar pukul 00.30 WIT, korban yang tengah dipengaruhi alkohol, bersama dua temannya singgah di tempat hiburan (Kafe tempat Karaoke) untuk membeli nasi, sementara di kafe tersebut sudah ada dua orang Polisi yaitu Danpos dan anak buahnya bernama Randi juga dalam keadaan mabuk.

Saat itu, menurut penuturan warga, korban dan pelaku tiba-tiba adu mulut gara-gara nasi…

Lihat pos aslinya 454 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

Buat situs web Anda di WordPress.com
Memulai
%d blogger menyukai ini: