50 PSK Eks Tanjung Elmo Kini Ditampung di Boven Digoel, Bupati Tutup Mata

Tribun Arafura

TANAH MERAH, Tribun-Arafura.com — Lokalisasi Tanjung Elmo di Kampung Asei Kecil, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua yang menampung 135 Pekerja Seks Komersial (PSK) resmi ditutup pada tahun 2015 lalu oleh Menteri Sosial dan bupati Jayapura Mathius Awoitauw. Tetapi para PSK tidak pulang ke kampung halamannya di Pulau Jawa, walaupun mereka sudah diberi tiket Rp. 10 Juta per PSK. Mereka tetap melanjutkan profesinya di berbagai panti pijat dan hotel yang bertebaran di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura. Beberapa diantaranya, dengan di-back-up kelompok tertentu, pergi melanjutkan bisnis prostitusi ke kabupaten lain di Papua dan Papua Barat.

Sebanyak 50 dari 135 PSK Eks Tanjung Elmo itu kini aktif melanjutkan bisnis prostitusi di Tanah Merah, Ibukota Kabupaten Boven Digoel, Papua. Keberadaan mereka terlacak oleh Dinas Kesehatan Provinsi Papua. Data ini dibeberkan Kepala Seksi HIV/AIDS dan IMS Dinkes Papua, dr Rindang P. Marahaba di Jayapura beberapa waktu lalu.

Di Tanah Merah Boven Digoel…

Lihat pos aslinya 644 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

Buat situs web Anda di WordPress.com
Memulai
%d blogger menyukai ini: